BY. STOVIA
Namaku Aliana. Tapi gara-gara kedua kakakku yang superbadung, nama panggilanku jadi Ali.
Aku sangat bahagia. Namun sejak
sahabatku Leo pergi entah ke
mana, aku jadi sangat terpukul. Yang bisa kulakukan hanya menunggu dan menunggu hingga lelah jiwa ini
dan rasa pedih pun berkecamuk di dalam jiwa. Belum pupus kepedihanku, ayahku
sendiri tega melukai hatiku dengan mengusir kakak tertuaku Ari hanya karena ia menikah dengan seorang WNA yang tidak seadat.
Aku hanya bisa meratapinya tanpa bisa berkata apa pun untuk meluluhkan hati ayah. Aku
tak tahu apa aku masih bisa bertahan atau justru akan semakin rapuh. Tuhan, tolong
aku! Aku tak sanggup lagi. Sebenarnya aku sudah cukup bahagia dengan
kehadiran Erwan yang diam-diam mencintaiku. Namun sayang, aku tak bisa menerima
cintanya. Aku juga mengenal Vega yang baik padaku meski akhirnya harus berujung pada kekecewaan. Aku juga mengenal Dama yang
sangat mencintaku, tapi aku
masih ragu untuk membuka pintu hatiku untuknya hingga
Leo hadir dalam hidupku kembali. Entah kenapa kehadiran Leo justru membuatku bimbang tentang siapakah cinta
sejatiku. Erwan,Vega, Dama, atau Leo yang tiba-tiba datang mengingatkanku akan luka itu lagi? Aku tak tahu apakah aku mampu meraih cinta sejati
yang sudah ada di depan mata atau malah kehilangan
semuanya. Aku tak tahu. Aku hanya
berharap bahwa cinta sejati akan hadir
dalam hidupku.

wah kita bisa sharing donk
BalasHapusTentu saja, silahkan sharing apa pun seputar kepenulisan, kalau bisa bantu pasti saya bantu
BalasHapus